Bagaimana Mungkin Seseorang Takut Kemiskinan, Padahal ia Adalah Hamba dari Zat Yang Maha Kaya?”

“Kaya itu ada polanya”

Miskin itu soal hati yang tidak pernah merasa cukup, dan itu yang bisa diubah.

Pusing Mikirin Utang, Rumah Tangga Kurang Harmonis, Sakit yang Tak Kunjung Sembuh, Bingung Harus Mulai dari Mana: Hati terasa berat, bingung mau cerita ke siapa, dan merasa hidup kok gini-gini aja.

Allah Tidak Pernah Menciptakan Masalah Tanpa Jalan Keluar!Buku “Serial Mustahil Miskin Buku #1” karya Ustadz Luqmanulhakim Bin Husni (Pengasuh Masjid Kapal Munzalan & Pendiri Gerakan Infaq Beras) hadir untuk membantu kamu memahami akar masalah hidup dari sudut pandang yang sangat simpel.  

Buku ini bukan cuma teori belaka, tapi panduan praktis berdasarkan pengalaman nyata dalam membantu ribuan jamaah keluar dari jerat utang, penyakit, dan masalah keluarga

Spesifikasi : 

Penulis : Lukmanul Hakim

Cover : Hard Cover 

Jenis Kertas : Book Paper

Berat Buku : 350 gram

Halaman : 168 halaman

Ukuran : 15 x 21 cm 

Apa Saja yang Bakal Kamu Pelajari di Buku Ini?

  1. 💡 Kupas Tuntas Masalah Utang & Rezeki Mampet
    Rahasia praktis bagaimana membocorkan kran rezeki yang tersumbat agar hidup tenang dan bebas dari beban utang.

  2. 🏠 Menyelesaikan Konflik Keluarga Tanpa Drama
    Cara mengembalikan keharmonisan dan kehangatan dalam rumah tangga lewat jalur yang diridhai-Nya.

  3. 🩺 Menghadapi Ujian Penyakit dengan Hati Lapang
    Memahami hubungan antara ketenangan hati, sedekah, dan kesembuhan fisik.

  4. 📖 Bahasa Sangat Ringan & Enak Dibaca

    Gak pakai istilah yang bikin pusing! Ditulis dengan gaya ngobrol santai seperti mendengarkan nasihat dari seorang sahabat.

                 TESTIMONI

⭐⭐⭐⭐⭐

“MasyaAllah, bukunya bikin nyesek sekaligus adem. Setelah praktek isi bukunya, pikiran jadi lebih tenang dan perlahan masalah utang mulai ketemu jalan keluarnya.”

— Ibu Rahma, Ibu Rumah Tangga

⭐⭐⭐⭐⭐

“Bahasanya gampang banget dipahami orang awam kayak saya. Bener-bener membuka mata kalau solusi masalah itu sebenarnya dekat banget sama kita.”

— Bpk. Asep, Wiraswasta